Penelitian Prancis: 80% Perokok Lebih Terlindungi Dari Virus Corona

Penelitian Prancis: 80% Perokok Lebih Terlindungi Dari Virus Corona


Namun Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan, para perokok, seperti juga pengidap diabetes, jantung, atau penyakit paru lainnya bisa berisiko lebih parah ketika terinfeksi Covid-19.
Penelitian awal di Wuhan, kota yang menjadi awal mula ditemukannhya kasus Covid-19 di China, memperlihatkan para perokok yang terinfeksi corona 14 kali gejalanya lebih parah dari bukan perokok.
Nikotin, seperti juga molekul virus corona, menempel pada reseptor di tubuh.
Para peneliti kini tengah menyelidiki apakah nikotin menghalangi interaksi molekul virus corona yang hendak menempel pada reseptor yang sama.
“Mereka menjadi faktor pelindung dari risiko penularan Covid-19 bagi para perokok. Temuan pada tahap ini bagaimana pun berlawanan dengan intuisi. Karena yang diperlukan dalam kondisi saat ini, kami berdua mempublikasikan kesimpulannya bersama, bahwa pendekatan yang dilakukan saat ini lebih ke soal fisika ketimbang biologi,” kata Changeux dalam wawancara dengan Human Brain Project.

BACA HALAMAN SELANJUTNYA

Halaman
2 3