Cuma Gara-gara Tadarus Al-Qur'an Sampai Malam, Pria Ini Emosi tikam Korban Karena Ganggu Tidur Pulasnya

Cuma Gara-gara Tadarus Al-Qur'an Sampai Malam, Pria Ini Emosi tikam Korban Karena Ganggu Tidur Pulasnya

.

Dilansir dari Tribunnews.com (19/5), puas membungkam mulut korban, Khairil melarikan diri dan korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Besut. Korban menerima tujuh jahitan di bagian dada dengan luka yang cukup serius.

Pelaku positif menggunakan narkoba
Setelah mengetahui kejadian penikaman tersebut, kepolisian Besut langsung memburu pelaku. Akhirnya pelaku ditangkap dan digiring ke Kepolisian Besut untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dikutip dari laman Artowani (17/5), ketua kepolisian Besut, Mohd Zamri Mohd Rowi mengatakan bahwa pelaku positif mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Karena perbuatannya, Khairil Nawi harus mempertangggung jawabkan aksinya di depan hukum dan divonis tiga tahun lima bulan penjara.

Setelah dibekuk polisi, pelaku mengaku bersalah atas perbuatan yang telah ia lakukan terkait penikaman kepada Mohd Amin. Ia mengaku bahwa tindakannya hanya karena emosi sesaat yang justru berdampak panjang.

Pernah terjadi kasus serupa di Indonesia


Kasus di atas mengingatkan pada kasus yang pernah terjadi di Indonesia. Dilansir dari kompas.com, Meiliana (44) dijebloskan di penjara karena memprotes suara adzan dari Masjid Al-Maksum Tanjung Balai, Sumatera Utara tahun 2016 lalu.

Meliana mengaku di depan hakim bahwa dia hanya memprotes suara adzan dari toa masjid yang terlalu keras tak seperti biasanya.

BACA HALAMAN SELANJUTNYA

Halaman
2 3