Pakar Australia: Indonesia Terlambat Tutup Perbatasan, Ratusan Ribu Bisa Meninggal

Pakar Australia: Indonesia Terlambat Tutup Perbatasan, Ratusan Ribu Bisa Meninggal


Tapi John Matthews, seorang ahli epidemiologi dari University of Melbourne, menilai tindakan itu sudah terlambat.
“Jika mereka dapat secara efektif menutup perbatasan sebulan yang lalu, mereka seharusnya melakukannya saat itu,” katanya kepada ABC.
“Dalam arti tertentu, sekarang sudah terlambat untuk dilakukan,” tambahnya.
Mengingat kepadatan penduduk dan kemiskinan di Indonesia, katanya, “mengendalikan virus dalam kondisi sosial di Indonesia akan sangat sulit.”
Kemana arah COVID-19 di Indonesia?Seperti di Australia, pemerintah daerah di Indonesia telah menerapkan langkah-langkah pencegahan yang lebih keras daripada Pemerintah pusat.
Pemerintah provinsi Bali misalnya telah menyatakan keadaan darurat di mana semua orang yang memasuki pulau itu, termasuk orang Indonesia, terpaksa melakukan karantina sendiri selama dua minggu.

BACA HALAMAN SELANJUTNYA

Halaman
2 3