Bak Kota Mayat, Ratusan Mayat Dibiarkan Bergelimpangan di Jalanan, 6.700 Nyawa Melayang Hanya dalam Kurun Waktu 2 Minggu Karena Covid-19

Bak Kota Mayat, Ratusan Mayat Dibiarkan Bergelimpangan di Jalanan, 6.700 Nyawa Melayang Hanya dalam Kurun Waktu 2 Minggu Karena Covid-19

Kerabat yang putus asa membiarkan mayat tergeletak di depan rumah.
Sementara sebagian lain membiarkannya di tempat tidur hingga berhari-hari.
Ekuador mencatat 5.000 kematian dalam semalam.
BBC
Ekuador mencatat 5.000 kematian dalam semalam.
Kota Guayaquil juga mulai kehabisan ruang untuk menguburkan mayat, memaksa sebagian orang untuk membawa jenazah kerabat ke kota tetangga untuk dimakamkan di sana.
Kebutuhan untuk menguburkan jenazah sangat tinggi hingga sebagian warga menggunakan kotak karton sebagai peti mayat.
Kini, narapidana juga membuat peti mati dari kayu.

Negara 'gagal'

President Ekuador, LenĂ­n Moreno mengakui negara telah gagal mengatasi krisis kesehatan.
Hingga 16 April, pemerintah yakin hanya 400 orang meninggal dunia karena virus corona.

Tapi setelah Satuan Tugas Gabungan Virus Corona mengumpulkan semua data, gambaran besarnya berubah.
"Dengan angka yang kita dapat dari Kementerian Dalam Negeri, tempat pemakaman umum, kantor pencatatan sipil dan tim kami, kami sudah menghitung setidaknya 6.703 kematian di Guayas di 15 hari pertama pada April," kata Jorge Wated, kepala Satgas pemerintah.x

BACA HALAMAN SELANJUTNYA

Halaman
2 3