
Menurutnya, ia sudah melakukan hubungan terlarang bersama anaknya sebanyak tiga kali.
Perbuatan tak senonoh itu leluasa mereka lakukan lantaran di rumah hanya ada mereka berdua. Sang suami pergi bekerja ke Bengkulu sejak setahun terakhir dan belum pernah pulang hingga kini, sementara anak keduanya tinggal di asrama sekolahnya di Palembang, melansir TribunnewsBogor.com.
“Yang ngajak untuk berhubungan intim itu saya. Saya tidak tahu sebabnya mungkin pengaruh setan,” kata tersangka IA.
Sementara EP mengikuti saja perintah ibunya, karena dirinya sudah setengah tidak sadar akibat pengaruh narkoba.