Masya Allah, Ulama Usia 107 Tahun Khatam Al Qur'an Setiap 4 Hari

Masya Allah, Ulama Usia 107 Tahun Khatam Al Qur'an Setiap 4 Hari




Secara kekrabatan awak memiliki hubungan emosional sangat erat dengan Hajj Taufik.  Pasalnya kami tahun 1994 menunaikan ibadah haji bersama. 36  tahun lalu dalam usia 80 tahun Beliau masih mampu tawaf dan sai bahkan di Padang Arafah ketika Wukuf arafah tetap bisa mengikuti semua ritual ibadah haji secara sempurna. Bahkan ketika melontar jumroh Tuan Haji tidak diwakilkan..
Kisah nyata pertemuan di depan kabah sungguh satu peristiwa luar biasa.  Ketika itu kami saling mencari di Tanah Suci bersebab menunaikan ibadah haji berlainan periode dan kloter.

Tuan Palengah jemaah haji priode ke 2 sedangkan awak sebagai petugas Kesehatan Haji Indonesia rumbongan pertama. Keajaiban itu terjadi ketika kami ditakdirkan dipersuakan di pelataran depan Ka'bah atas seizin Allah SWT.

Oleh karena itu jalinan silaturahim tetap  terjaga hingga saat ini sejak 40 tahun lalu. Saling mendoakan dan bahkan awak yang lebih banyak minta didoakan agar tetap istiqomah beribadah.  Tertanam satu keyakinan  seperti juga  yang  disampaikan Haji Rizal bahwa doa Datuk Tuan Haji Taufiq di ijabah Allah SWT.

Setelah Shalat Jumat di Masjid At Taufiq disebelah kediaman Hajjah Varia kami kembali bersilaturahim. Awak bersua sobat sesama aktif di Iluni UI Paska Sarjana Mas Ibrahim.  Mas Ibrahim ikut  bersilaturahmi  ke  sang Pasak Bumi, itulah sebutan awak kepada Ulama sepuh ini. Kami bertemu juga dengan Haji Rizal bin Haji Syofian (alm) penerus kelauarga besar memakmurkan Masjid At Taufiq. 

Mas Ibrahim bekerja di Kantor Dewan Masjid Indonesia (DMI) di bagian Media.  Sungguh satu rahmat pertemuan tidak terduga tersebut ketika Haji Rizal Pengurus Masjid At bTaufiq mendapat informasi terkait kerja sama antar Masjid dengan DMI.  Semoga komunikasi  nan terjalin bisa saling meningkatkan kualitas memakmurkan masjid. 

BACA HALAMAN SELANJUTNYA

Halaman
2 3