Tetap Mengajar Meski Sakit, Guru di Ciamis Meninggal Dunia di Dalam Kelas

Tetap Mengajar Meski Sakit, Guru di Ciamis Meninggal Dunia di Dalam Kelas


Eti yang sudah puluhan tahun menjadi guru berstatus honorer tersebut sebelumnya pernah bebe­rapa kali bercerita tentang penyakit yang diidapnya.
Kepada rekan sejawatnya, dia mengaku sering pu­sing. Rencananya, Eti akan me­meriksa ke dokter pada hari ini, Sabtu, 18 Januari 2020.
Sumiati, rekan sejawat almar­humah mengungkapkan, beberapa hari terakhir Eti mengaku kerap pusing. Meskipun dalam kondisi sakit, Eti memaksakan diri tetap mengajar.
”Kami merasa sangat kehilangan. Almarhumah sangat baik. Sebenarnya hari Sabtu akan periksa ke dokter. Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun, semoga husnul khatimah,” kata Sumiati.
Wagino Toyib, tokoh warga Pamarican, juga mengaku sangat kehilangan sosok guru PAI yang sangat baik. Dia menyatakan, Eti yang sudah puluhan tahun mengajar de­ngan status honorer sangat ber­dedikasi tinggi atas pekerjaannya.
”Kami kehilangan guru terbaik. Semoga amal ibadah almarhumah diterima di sisi-Nya. Amin,” ucap anggota DPRD Kabupaten Ciamis asal Pamarican itu. (Dil)

BACA HALAMAN SELANJUTNYA

Halaman
2 3