Peringatan Keras Bagi yang Berpacaran!, Dosa Zina Tak kan Terhapus Meski dengan Menikahinya

Peringatan Keras Bagi yang Berpacaran!, Dosa Zina Tak kan Terhapus Meski dengan Menikahinya
Dosa Zina Takbisa Terhapus dengan Menikah, Peringatan Keras Bagi yang Pacaran!

Para ulama berkata, “Ini adalah hukuman bagi pezina perempuan dan laki-laki yang berzina, yang masih belum menikah di dunia. Jika sudah menikah walaupun baru sekali seumur hidup, maka hukuman bagi keduanya adalah di rajam dengan bebatuan sampai mati. Demikian pula telah disebutkan dalam hadis dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwasanya jika hukuman qishash ini belum di laksanakan bagi keduanya di dunia dan keduanya mati dalam keadaan tidak bertaubat dari dosa-dosa zina itu niscaya keduanya akan diazab di neraka dengan cambuk api".

Perbuatan keji zina mengundang kemurkaan Allah, dan menyebabkan adzab-Nya.

Dari ‘Aisyah ra hadits yang panjang- beliau berkata:
” Dahulu terjadi gerhana matahari pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Kemudian beliau. setelah shalat gerhana- bersabda:“ Wahai ummat Muhammad! Demi Allah, tidak ada seorang pun yang lebih cemburu dibandingkan Allah saat hamba (budak) laki-lakinya atau hamba perempuannya berzina. Wahai ummat Muhammad! Demi Allah, seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan banyak menangis dan sedikit tertawa! Ketahuilah sudahkan aku menyampaikannya?!”
Dalam kitab zabur tertulis, “Sesungguhnya para pezina itu akan di gantung pada kemaluan mereka dineraka dan akan disiksa dengan cambuk besi. Maka jika mereka melolong karena pedihnya cambukan, malaikat Zabaniyah berkata, “Kemana suara ini ketika kamu tertawa-tawa, bersuka ria dan tidak merasa di awasi oleh Allah serta tidak malu kepada-Nya".
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ”Sesungguhnya Allah telah menetapkan bagi Bagi Adam bagian mereka dari zina, mau tidak mau. Kedua mata bisa berzina, dan zina keduanya adalah dengan memandang. Lidah juga bisa berzina dan zina lidah adalah dengan bicara. Kaki juga bisa berzina dan zina kaki adalah langkahnya (menuju kemaksiatan). Tangan juga bisa berzina, dan zina tangan adalah dengan memegang. Hati bisa berhasrat dan berangan-angan; kemaluan yang akan membuktikan zina itu kenyataan atau tidak.” (Bukhari & Muslim)
Oleh karena itu jangan mudah tergiur dengan bujuk rayu. Meskipun zina dilanjutkan dengan pernikahan, namun hal tersebut tak akan menghapus dosanya.
Dosa zina sebagaimana dosa besar lainnya, hanya bisa hilang dengan taubat.
Karena itu, semata-mata menikah, belum menghapus dosa zina yang pernah dilakukan. Karena menikah, bukan syarat taubat itu sendiri.

BACA HALAMAN SELANJUTNYA

Halaman
2 3