Minta Maaf pada Umat Islam, Ningsih Tinampi Tetap PD Bilang Bisa Panggil Rasulullah SAW & Malaikat

Minta Maaf pada Umat Islam, Ningsih Tinampi Tetap PD Bilang Bisa Panggil Rasulullah SAW & Malaikat



Mendengar penuturan Ningsih Tinampi, wanita itu pun spontan menangis.
Adapun Ningsih Tinampi lantas mengaku bahwa yang datang saat itu adalah malaikat.
“Yang datang adalah para malaikat. Saya tidak bohong, saya juga tidak mengada-ada. Saya tidak punya namanya khadam. Saya tidak punya namanya jin. Saya berani seluruh Indonesia yang punya Indera datang ke sini,” ucap Ningsih Tinampi.
Setelah membahas soal malaikat, Ningsih Tinampi kembali dikejutkan dengan pengakuan seorang wanita yang berdiri di belakangnya.
Wanita tersebut berteriak menyebut bahwa ada Rasulullah SAW yang datang di samping Ningsih Tinampi.
“Sampingnya Bu Ning ada Rasulullah SAW,” teriak seorang wanita.
“Itu juga ada,” ungkap Ningsih Tinampi.
“Banyak malaikat di sini,” kata wanita tersebut.
Mendengar percakapan tersebut, wanita yang tadi terbaring itu pun tampak kembali menangis.
Ingin menenangkan, Ningsih Tinampi mengurai pengakuan mengejutkan.
Bahwa saat itu ia memang sedang mengundang kehadiran para malaikat dan para Nabi.
“Ini para malaikat yang Aku undang. Biar semuanya tahu. Yang saya undang sekarang adalah para Nabi,” ucap Ningsih Tinampi.
Melanjutkan pengakuannya, Ningsih Tinampi sampai berani sumpah atas nama Tuhan.
Bahwa saat itu para Nabi sedang ada di sampingnya.
“Ini yang datang adalah para Nabi, saya tidak bohong, demi Allah,” ucap Ningsih Tinampi.
Video viral Ningsih mengaku bisa memanggil Rasulullah SAW dan malaikat itu pun menuai banyak reaksi negatif.
Sadar videonya kontroversial, Ningsih Tinampi pun membuat klarifikasi di akun YouTube miliknya.
Pada video tersebut, selama kyurang lebih 20 menit ia meminta maaf pada seluruh umat Islam apabila ada yang tersinggung.
Meski begitu, kemampuannya memanggil Rasulullah SAW dan malaikat itu tetap diyakininya.
Maksudnya adalah Ningsih tetap mengaku bahwa bisa memanggil Rasulullah SAW dan malaikat.
“Saya mohon maaf yang sebesar-sebesarnya pada waktu saya membuka semua itu. Itu dnegan tujuan untuk melepaskan kita dari maksiat. Dan kita kembali lagi taubat kepada Allah,” ucap Ningsih Tinampi.
Namun setelah itu, Ningsih Tinampi memberikan tantangan balik kepada pihak-pihak yang menudingnya sesat.
Diakui Ningsih Tinampi, dirinya ini bisa berkomunikasi dengan Rasulullah SAW karena diutus untuk melakukan beberapa hal.
“Kalau memang perbuatanku ini sesat, sesatnya dari mana? Allah memang memberiku begitu kelebihan) dengan tujuan agar bisa mengingatkan semuanya ke Islamannya kembali.
Karena saya bisa berkomunikasi dengan Rasulullah SAW, karena saya selalu diutus untuk melakukan ini melakukan itu,” katanya.
Bahkan, Ningsih Tinampi menantang agar pihak-pihak yang tidak percaya kepadanya untuk melihat sendiri cara pengobatannya.
“Nyoba sekali-kali yang punya indera ke rumah, melihat cara pengobatan saya. Sesatnya dari mana?” tegas Ningsih Tinampi.
“Saya mengeluarkan dari semua penyakit adalah dari setan, terutama ilmu hitam yang menyakiti orang,” tegasnya.
Jika terbukti pengobatannya sesat, Ningsih Tinampi mengaku akan berhenti dan menangung semuanya.
“Kalau pengobatan saya ini sesat, saya berhenti dan siap menanggung semuanya,” imbuh Ningsih Tinampi.
Setelah itu, Ningsih Tinampi pun menantang paranormal lain untuk pergi ke rumahnya
“Silakan paranormal lainnya, yang mengaku bisa melihat gaib, silakan suruh melihat ke rumah saya. Sesat dari mana? mana buktinya?” kata Ningsih Tinampi.
Kemudian, Ningsih Tinampi menyebutkan dirinya ini pernah disantet oleh beberapa dukun.
“Saya beribu-ribu dukun santet untuk membunuh diri saya. Saya disantet jungkir balik di depan paseien, 6-8 bulan yang lalu. Bahkan saya muntah-muntah,” ucapnya.
Setelah itu, Ningsih Tinampi mengaku mendapat bisikan agar ia tetap melanjutkan perjalanannya dalam melawan ilmu hitam
“Saya didatangi ‘Ningsih lanjutkan perjalananmu, saya sudah diutus oleh Allah untuk kamu melawan ilmu hitam’,” kata Ningsighh Tinampi.

BACA HALAMAN SELANJUTNYA

Halaman
2 3