Kisah Pilu Seorang Ibu Di P3rkosa Dan Dibunuh Oleh Anak Kandungnya Sendiri

Kisah Pilu Seorang Ibu Di P3rkosa Dan Dibunuh Oleh Anak Kandungnya Sendiri



Terkait motif pembunuhan, hingga kini pihak penyidik masih terus mendalami. Apakah benar dalih membunuh ibunya hanya karena tidak terima dinasihati ataukah ada motif lain. Pihaknya juga masih mendalami apakah saat menganiaya ibunya, tersangka dalam kondisi sadar ataukah dalam pengaruh narkoba.
“Sementara ini keterangan tersangka masih berubah-ubah. Tidak konsisten dan masih belum bisa diajak berbicara,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Telaga Antang, Siwen yang juga sempat melayat ke rumah duka menuturkan, dari cerita warga kepadanya, saat melancarkan aksi, Firmansyah mengenakan pakaian seperti baru selesai salat. Memakai kopiah dan kemeja. Rapi. Firmansyah juga tampak santai. Seolah-olah tak melakukan tindakan kejahatan. Dalam kesehariannya, Firmansyah dikenal warga sebagai sosok yang baik dan mudah bergaul.
“Jadi warga sangat terkejut saat kata-kata yang keluar dari mulutnya, bahwa ia telah membunuh ibu kandungnya,” tutur Siwen kepada Kalteng Pos, Rabu (8/1).
Korban dan tersangka diketahui tinggal serumah. Firmansyah memang pernah membangun biduk rumah tangga. Dikaruniai satu orang anak. Akan tetapi, di tengah perjalanan, bahtera rumah tangga mereka goyah. Ia memilih bercerai dengan istrinya. Saat ini anaknya hidup bersama mantan istrinya.
“Kalau soal mabuk atau mengonsumsi narkoba, saya tidak terlalu tahu. Informasi yang saya dapatkan saat melayat tadi, dalam kesehariannya, pelaku dikenal sangat baik dan tidak pernah membuat gaduh,” pungkasnya. [m/]

BACA HALAMAN SELANJUTNYA

Halaman
2 3