Diam-diam Nyelonong Masuk ke Kamar Bikin Ibu Guru Merintih, Pengakuan Siswa SMA: Saya Jatuh Cinta

Diam-diam Nyelonong Masuk ke Kamar Bikin Ibu Guru Merintih, Pengakuan Siswa SMA: Saya Jatuh Cinta
Diam-diam Nyelonong Masuk ke Kamar Bikin Ibu Guru Merintih, Pengakuan Siswa SMA: Saya Jatuh Cinta

Ibu Guru Merintih Kesakitan

Ibu guru Wening merintih kesakitan setelah salah seorang muridnya berinisial CB masuk ke dalam kamarnya.
Pelaku berinisial CB ini mengaku jatuh cinta denga ibu gurunya sehingga nekat mendatangi rumah korban.
Insiden mengenaskan ini terjadi di Dusun Sambeng, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Bantul, Yogyakarta.
Saat muridnya nyelonong masuk, sang ibu guru sedang tidur di dalam kamar tidurnya.
Dari hasil pemeriksaan polisi, awal kedatangan pelaku ke rumah sang ibu guru pada Rabu (20/11/2019) malam untuk mencuri pakaian korban.
"Yang bersangkutan (pelaku) datang ke rumah korban bermaksud mengambil pakaian korban. Saat masuk, melihat korban tidur," kata AKP Rico Sanjaya.
Kemudian, setelah mengambil pakaian korban pelaku keluar melalui pintu dapur.
Namun, siswa SMA ini balik lagi ke kamar sang ibu guru setelah melihat korban sedang tertidur
Pelaku hendak balik ke kamar korban, ketika itu melihat pisau dan langsung muncul niat untuk menusuk sang ibu guru yang katanya sangat disukainya itu.
Pelaku pun akhirnya menusuk guru sejarah yang saat itu sedang terlelap.
Setelah menusuk korban, pelaku langsung melarikan diri.
Korban saat itu mejerit sambil merintih kesakitan setelah senjata tajam melukai tubuhnya.
"Korban lantas berteriak kesakitan, sementara pelaku kabur dari TKP," terang Kapolsek Srandakan, Kompol Muryanto dikutip dari TribunJogja.
Mendengar jeritan, mertua korban meminta anaknya atau suami Wening yang bernama Nukman Rifai untuk memeriksanya.
Saat itu, Wening sudah dalam kondisi bersimbah darah dengan luka di bagian ulu hati.
Kemudian korban juga mengalami luka memar di bagian wajah.
Tak hanya itu, korban punterlihat lemas setelah anak muridnya itu melakukan perbuatan yang tak disangkanya tersebut.
Keluarga pun seketika membawa korban ke RS UII Kecamatan Srandakan.

BACA HALAMAN SELANJUTNYA

Halaman
2 3